IEA: Kapasitas energi terbarukan global akan meningkat sebesar 2400GW antara tahun 2022 dan 2027.

08-12-2022

    Badan Energi Internasional (IEA) menyatakan dalam laporan Energi Terbarukan 2022 yang dirilis pada hari Sabtu bahwa instalasi energi terbarukan global dalam lima tahun ke depan diperkirakan akan hampir dua kali lipat dibandingkan lima tahun sebelumnya, seiring dengan percepatan krisis energi.


    Laporan tersebut memprediksi bahwa antara tahun 2022 dan 2027, dunia akan menambah kapasitas energi terbarukan sebesar 2.400 gigawatt, yang mencakup lebih dari 90% peningkatan daya global.Pada awal tahun 2025, energi terbarukan akan melampaui batu bara sebagai sumber listrik terbesar di dunia.


    Direktur Eksekutif IEA, Fatih Birol, mengatakan bahwa dunia akan menambah kapasitas energi terbarukan dalam lima tahun ke depan sebanyak yang telah dilakukan dalam 20 tahun sebelumnya secara gabungan, sebuah indikasi jelas bahwa krisis energi saat ini dapat menjadi titik balik bersejarah dalam menjadikan sistem energi global lebih bersih dan aman.


    Dalam lima tahun ke depan, Eropa diperkirakan akan mengalami peningkatan dua kali lipat dibandingkan periode lima tahun sebelumnya, Tiongkok akan menyumbang hampir setengah dari peningkatan global, dan Amerika Serikat serta India juga akan mengalami pertumbuhan signifikan dalam kapasitas energi terbarukan, demikian prediksi laporan tersebut.


    Berdasarkan jenis energi, kapasitas fotovoltaik global akan meningkat tiga kali lipat dan kapasitas angin akan meningkat hampir dua kali lipat, yang bersama-sama akan mencakup lebih dari 90 persen dari kapasitas energi terbarukan global yang baru.Permintaan bahan bakar nabati global diperkirakan akan tumbuh sebesar 22 persen.


Dapatkan harga terbaru? Kami akan merespons sesegera mungkin (dalam 12 jam)

Rahasia pribadi