KTT Jepang-AS mencapai konsensus tentang perlindungan iklim, pemerintah Jepang mengatakan akan menetapkan tujuan lingkungan di masa depan.
Perdana Menteri Jepang bertemu dengan Presiden Biden pada tanggal 16 April di Washington, DC.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak sepakat untuk lebih memperkuat kerja sama Jepang-AS di bidang perubahan iklim dan dekarbonisasi skala besar.
Selain itu, dalam pernyataan bersama, kedua negara sepakat untuk mencapai target nol emisi gas rumah kaca pada tahun 2050, berupaya membatasi kenaikan suhu global hingga 1,5 derajat Celcius, dan berkomitmen untuk mengambil tindakan nyata pada tahun 2030.
Sebagai bagian dari tindakan spesifik, kedua negara meluncurkan Kemitraan Iklim Jepang-AS tentang dekarbonisasi dan energi bersih.
Komponen kerja sama spesifik meliputi:
(1) Pelaksanaan Perjanjian Paris, pencapaian target 2030 dan pencapaian kontribusi nasional (NDC)
(2) Pengembangan, perluasan dan inovasi teknologi energi bersih
(3) Mendukung kegiatan dekarbonisasi di setiap negara, khususnya di kawasan Samudra Hindia-Pasifik
Sebagai hasil dari KTT iklim di Amerika Serikat ini, termasuk Konferensi Para Pihak ke-26 Konvensi Kerangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim (COP26) yang akan datang, banyak negara telah menyatakan niat mereka untuk melakukan dekarbonisasi.


Target 2030 ditetapkan pada 22 April.
Setelah KTT tersebut, Perdana Menteri Jepang mengadakan Pertemuan Pakar kedua tentang Peningkatan Respons terhadap Perubahan Iklim di Kantor Perdana Menteri pada tanggal 19 April.
Pada pertemuan tersebut, arah pendanaan iklim yang ditetapkan pada KTT dilanjutkan, dan kesepakatan antara Jepang dan Amerika Serikat pada konferensi iklim dibahas.
Dalam hal keuangan berkelanjutan, tujuan lingkungan merupakan sarana penting untuk mendorong investasi oleh perusahaan teknologi tinggi, dan Perdana Menteri Jepang juga tertarik untuk mendirikan pusat keuangan internasional hijau untuk menarik dana dunia.
Selain itu, perdana menteri mengatakan bahwa ia akan memutuskan target pengurangan karbon dioksida Jepang untuk tahun 2030 pada KTT iklim tanggal 22 April.




