UEA memproduksi aluminium pertama di dunia menggunakan energi matahari.

19-01-2021

aluminium

EGA akan memasok aluminium surya kepada pelanggan global dengan nama produk baru, CelestiAL.


Dubai: Uni Emirat Arab telah menjadi negara pertama di dunia yang memproduksi aluminium menggunakan tenaga matahari, demikian diumumkan oleh Otoritas Listrik dan Air Dubai (Dewa) dan Emirates Global Aluminium (EGA) pada hari Senin.


Dewa adalah pemasok tenaga surya untuk pabrik peleburan EGA dengan kapasitas 560.000 megawatt jam per tahun dari Taman Surya Mohammed bin Rashid Al Maktoum. Energi tersebut cukup untuk menghasilkan 40.000 ton aluminium pada tahun pertama dengan potensi ekspansi yang signifikan. EGA akan memasok aluminium tenaga surya kepada pelanggan global dengan nama produk baru, CelestiAL.


Saeed Mohammed Al Tayer, direktur pelaksana dan CEO Dewa serta wakil ketua EGA, menyatakan: “Pencapaian global Dewa dan EGA ini menegaskan komitmen teguh kami untuk mewujudkan visi Yang Mulia Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum, Wakil Presiden dan Perdana Menteri UEA dan Penguasa Dubai, dalam membangun ekonomi hijau di UEA dan mencapai tujuan Strategi Energi Bersih Dubai 2050, dalam mendiversifikasi sumber energi dan menyediakan 75 persen kapasitas produksi energi Dubai dari sumber energi bersih pada tahun 2050.”


“Untuk mencapai tujuan-tujuan ini, kami telah meluncurkan banyak inisiatif dan proyek, yang paling terkenal adalah Taman Surya Mohammed bin Rashid Al Maktoum, yang merupakan proyek energi surya terbesar di dunia di satu lokasi dengan kapasitas 5.000 megawatt pada tahun 2030. Proyek-proyek taman surya ini menggunakan panel fotovoltaik dan teknologi energi surya terkonsentrasi,” tambahnya.


solar energy

UEA telah menjadi negara pertama di dunia yang memproduksi aluminium menggunakan sinar matahari.


Taman Surya Mohammed bin Rashid Al Maktoum di Dubai saat ini memiliki kapasitas terpasang sekitar 1.013 megawatt, menggunakan panel surya fotovoltaik. DEWA sedang mengimplementasikan proyek tambahan sebesar 1.850 megawatt menggunakan panel surya dan tenaga surya terkonsentrasi (CSP). Pada akhirnya, kapasitas ini akan mencapai 5.000 MW pada tahun 2030.


Pengurangan emisi karbon

Al Tayer mengatakan melalui Strategi Pengurangan Emisi Karbon Dubai, “Dubai telah mengurangi emisi karbonnya sebesar 22 persen pada tahun 2019. Hasil yang dicapai telah melampaui target yang ditetapkan dalam Strategi Pengurangan Emisi Karbon Dubai, yang bertujuan untuk mengurangi emisi karbon sebesar 16 persen tahun ini.”


Abdulnasser Bin Kalban, CEO EGA, menambahkan: “Aluminium adalah logam yang ringan, kuat, dan dapat didaur ulang tanpa batas, dan sifat-sifat ini berarti bahwa sebagai material, aluminium memainkan peran global yang vital dalam pengembangan masa depan yang berkelanjutan. Namun, keberlanjutan pembuatan aluminium juga penting. CelestiAL, aluminium yang dibuat di UEA dengan tenaga surya, akan membantu mewujudkan kehidupan modern bagi orang-orang di seluruh dunia sekaligus melindungi planet kita untuk generasi mendatang. Ini adalah tonggak penting bagi UEA dan industri kami.”


Berita ini bersumber dari gulfnews.com



Dapatkan harga terbaru? Kami akan merespons sesegera mungkin (dalam 12 jam)

Rahasia pribadi